Renungan Senin, 22 Desember 2025: Kidung Maria / Hari Biasa Khusus Adven, 1Sam 1:24-28; MT 1Sam 2:1,4-5,6-7,8abcd; Luk 1:46-56

01.27 BANK SOAL (KUIS) CPNS 0 Comments

Hari Biasa Khusus Adven, 1Sam 1:24-28; MT 1Sam 2:1,4-5,6-7,8abcd; Luk 1:46-56

MENDENGAR bahwa Elisabet yang mandul dan lanjut usia tiba-tiba bisa mengandung, Maria yang juga sedang mengandung mengadakan perjalanan jauh untuk mengunjungi saudarinya itu. Ketika bertemu, sebagaimana lazimnya, Maria pun mengucapkan salam.

Salam yang biasa itu ternyata berdampak pada Elisabet dan bayi di dalam kandungannya. Si bayi sampai melonjak kegirangan karena Roh Kudus turun atasnya. Peristiwa ini dimengerti pula sebagai lambang hubungan erat Yesus dan Yohanes di masa mendatang.

Adapun Elisabet yang juga penuh dengan Roh Kudus jadi mengerti: Tuhan sedang mengerjakan karya besar, terutama dalam diri Maria. Berserulah ia memuji Maria sebagai yang diberkati di antara semua perempuan. Pujian juga ditujukan kepada bayi yang dikandung Maria. Sang bayi bukanlah sumber aib dan cela, melainkan berkat bagi Maria dan siapa saja yang percaya kepada-Nya.

Hidup Maria dan Elisabet sama-sama tidak mudah. Yang satu harus menjelaskan asal-usul bayi yang dikandungnya, yang lain dicibir sebagai perempuan mandul. Kesediaan Yusuf menikahi Maria dan “terbukanya” rahim Elisabet membuat mereka berdua sadar bahwa kasih karunia Allah menyertai mereka. Mereka pun bertemu untuk saling meneguhkan. Tepat benar dengan nasihat Paulus di kemudian hari: “Bertolong-tolonglah menanggung bebanmu!” (Gal 6:2).

INJIL: Luk 1:46-56

uk 1:46Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan,

Luk 1:47dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku,

Luk 1:48sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia,

Luk 1:49karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus.

Luk 1:50Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia.

Luk 1:51Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya;

Luk 1:52Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah;

Luk 1:53Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa;

Luk 1:54Ia menolong Israel, hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya,

Luk 1:55seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya."

Luk 1:56Dan Maria tinggal kira-kira tiga bulan lamanya bersama dengan Elisabet, lalu pulang kembali ke rumahnya.

Bacaan I: 1Sam 1:24-28;

1Sam 1:24Setelah perempuan itu menyapih anaknya, dibawanyalah dia, dengan seekor lembu jantan yang berumur tiga tahun, satu efa tepung dan sebuyung anggur, lalu diantarkannya ke dalam rumah TUHAN di Silo. Waktu itu masih kecil betul kanak-kanak itu.

1Sam 1:25Setelah mereka menyembelih lembu, mereka mengantarkan kanak-kanak itu kepada Eli;

1Sam 1:26lalu kata perempuan itu: "Mohon bicara tuanku, demi tuanku hidup, akulah perempuan yang dahulu berdiri di sini dekat tuanku untuk berdoa kepada TUHAN.

1Sam 1:27Untuk mendapat anak inilah aku berdoa, dan TUHAN telah memberikan kepadaku, apa yang kuminta dari pada-Nya.

1Sam 1:28Maka akupun menyerahkannya kepada TUHAN; seumur hidup terserahlah ia kiranya kepada TUHAN." Lalu sujudlah mereka di sana menyembah kepada TUHAN.